Info Aktual

Uploaded:


Dewan Pertimbangan Mendukung Kepengurusan IJTI Periode 2017-2021



Melihat situasi dan isu-isu yang berkembang terkait organisasi IJTI akhir-akhir ini, Dewan Pertimbangan IJTI Periode 2017-2021 perlu menyampaikan pernyataan dan sikap organisasional, sebagai berikut:

 

1. Dewan Pertimbangan IJTI telah melakukan monitoring secara komprehensif melalui jalur fungsional dan struktural, untuk memperoleh gambaran yang konkrit atas permasalahan yang terjadi, antara lain:

 

  1. Munculnya Mosi Tidak Percaya oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan jurnalis televisi,
  2. Pengaduan kepada kepolisian atas Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana, Bendahara Sdri.Eman Sulistyani, dan mantan Sekjen Sdr.Jamalul Insan oleh seorang advokat yang tidak memiliki legal standing secara organisasi,
  3. Munculnya kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Majelis Penyelamat IJTI (MPI).

 

2. Dewan Pertimbangan telah mengadakan pertemuan pada Rabu, 21 November 2018, untuk mengagregasi seluruh informasi yang berkembang dan merumuskan pertimbangan yang akan diberikan kepada Pengurus IJTI. Dalam pertemuan tersebut disepakati untuk meminta informasi langsung kepada Pengurus Harian IJTI 2017-2021, untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang permasalahan dan situasi organisasi secara keseluruhan.

 

3. Dewan Pertimbangan bertemu dengan Pengurus Harian IJTI 2017-2021 secara kuorum, yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa, 27 November 2018.

 

4. Setelah memperoleh gambaran lengkap, termasuk data dan fakta, maka Dewan Pertimbangan membuat pernyataan sekaligus kesimpulan atas permasalahan tersebut. Berikut rekomendasi Dewan Pertimbangan:

 

  1. Dewan Pertimbangan sepakat menilai bahwa Pengurus IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana telah menjalankan roda organisasi dengan baik dan sesuai dengan AD/ART IJTI.
  2. Dari sisi keuangan, Pengurus Harian IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana, telah mengelola keuangan dengan transparan dan akuntabel. Bahkan, saat ini IJTI 2017-2021, telah memiliki uang kas sekian ratus juta, yang diperoleh secara legal organisasional, antara lain dari sisa dana sponsor, iuran anggota dan penyelenggaraan UKJ bagi pihak ketiga. Uang kas digunakan untuk menggerakkan roda organisasi (operasional sekretariat) dan kegiatan lainnya yang terkait dengan tujuan organisasi.
  3. Dewan Pertimbangan mendorong agar Pengurus IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana, untuk terus bekerja sebaik-baiknya dalam koridor AD/ART, demi memajukan organisasi,  meningkatkan kompetensi dan profesionalitas segenap insan jurnalis televisi Indonesia.
  4. Dewan Pertimbangan mengapresasi Pengurus IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana, yang telah dengan sungguh-sungguh menegakkan profesionalitas dan integritas insan jurnalis televisi Indonesia pada umumnya, dan anggota IJTI pada khususnya. Penegakkan profesionalitas dan integritas bagi segenap insan jurnalis televisi Indonesia ini memiliki arti strategis, antara lain untuk menjamin keberlangsungan azas kebebasan pers, kemajuan demokrasi, dan pembangunan bangsa dan negara.
  5. Dewan Pertimbangan terus mendorong Pengurus IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana untuk terus merawat dan mengejawantah nilai-nilai soliditas dan profesionalitas, antara lain dengan menyelenggarakan pelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi anggota  IJTI di seluruh Indonesia, serta juga membantu jurnalis televisi Indonesia, baik anggota IJTI maupun belum menjadi anggota, dalam melakukan tugas profesionalnya secara profesional.
  6. Dewan Pertimbangan menyatakan kepengurusan IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana adalah sah. Untuk itu Dewan Pertimbangan sepakat untuk mengawal Pengurus IJTI untuk fokus menuntaskan tugas konstutisionalnya, yang kelak harus dipertanggungjawabkan pada Konggres tahun 2021.
  7. Dalam permasalahan yg terjadi belakangan ini, Dewan Pertimbangan mempercayakan penuntasannya kepada  Pengurus IJTI 2017-2021 pimpinan Ketua Umum Sdr.Yadi Hendriana  secara terhormat dan bermartabat dalam koridor AD/ART sebagai landasan konstitusi organisasi, sekaligus mempersilakan ditempuhnya cara-cara terhormat dan bermartabat.

 

 

Demikian rekomendasi Dewan Pertimbangan untuk menjadi perhatian semua pihak.

 

Dibuat dan  ditandatangani di Jakarta, 28 November 2018

 

Dewan Pertimbangan IJTI 2017-2021:

1. Imam Wahyudi

2. Atika Suri

3. Titin Rosmasari

4. Rizal Mustary

5. Rizal Yussac

6. Makroen Sanjaya

7. Dede Apriadi

8. Totok Suryanto

9. Mubanoe Moera