Info Aktual

Uploaded:


Uji Kompetensi dan Hari Belanja Online Nasional



JAKARTA. Jurnalis SCTV dan Jurnalis Indosiar, Rabu (12/12), menjalani uji kompetensi jurnalis televisi, di SCTV Tower, Jakarta. Sertifikasi jurnalis televisi, bersamaan dengan hari belanja online nasional atau Harbolnas. “ Ini seperti cuci gudang, tapi ini tidak ada kaitannya dengan Harbolnas, ” kata Rachmat Hidayat berkelakar.

 

Kepala Lembaga Uji Kompetensi Jurnalis Televisi dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) itu mengatakan, istilah  ‘cuci gudang’ itu muncul bersamaan dengan rencana penerapan kebijakan Dewan Pers, yang mulai awal Januari 2019, akan memberlakukan sertifikasi kompetensi jurnalis televisi dimulai dari jenjang muda. “Tidak ada discount nilai bagi peserta, kita tetap sesuai dengan aturan yang ada, ” katanya, disambit gelak tawa peserta.

 

Uji kompetensi jurnalis televisi, yang berlangsung selama dua hari itu, diikuti 16 jurnalis dari SCTV dan Indosiar, untuk jenjang jurnalis utama. Mereka saat ini mengampu sejumlah program news bulletin dan news magazine.

 

“Ada beberapa peserta yang sebelumnya ikut sertifikasi kompetensi jurnalis televisi untuk jenjang madya, dan sekarang ingin meningkatkan kompetensinya di jenjang yang lebih tinggi,  “ kata Gafar Yudtadi, mewakili Pemimpin Redaksi SCTV dan Indosiar, Mohamad Teguh, yang berhalangan hadir. 

 

Sekretaris Jenderal IJTI, Indria Purnamahadi, dalam sambutannya mengatakan, sertifikasi bagi jurnalis televisi, menjadi bagian dari upaya peningkatakan kapabilitas dan kompetensi, serta standarisasi jurnalis televisi, sesuai jenjangnya. “Uji kompetensi juga menjadi pengakuan, bahwa jurnalis televisi memiliki kompetensi sesuai dengan posisi yang didudukinya saat ini, ” katanya.

 

Indria berharap, seluruh jurnalis televisi, khususnya anggota IJTI, sudah tersertifikasi. Sampai saat ini, baru lebih kurang 500 dari 2000 jurnalis televisi yang tersertifikasi. (rch)