Info Aktual

Uploaded:


Presiden Kritik Media Yang Hanya Kejar Rating



Jakarta - Presiden Joko Widodo mengkritik kebebasan media yang saat ini mulai tak terkontrol. Menurut dia, media massa kini hanya fokus mencari rating dan tidak mementingkan fungsi memandu publik.


"Media juga hanya mengejar rating dibanding memandu publik untuk meneguhkan nilai-nilai keutamaan dan budaya kerja produktif," kata Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan jelang HUT Kemerdekaan RI ke-70 di ruang sidang Paripurna I DPR, Jumat, 13 Agustus 2015.


Jowoki mengatakan akibat mengejar rating, masyarakat kini mudah terjebak pada histeria publik dalam merespons suatu persoalan, khusunya menyangkut isu sensasional. "Tanpa kesantunan politik, tata krama hukum dan ketatanegaraan serta kedisiplinan ekonomi, kita akan kehilangan optimisme dan lamban mengatasi persoalan-persoalan lain, termasuk tantangan ekonomi," kata Jokowi.


Sebelumnya, dalam pidatonya Jokowi mengingatkan lembaga negara untuk senantiasa menjaga kekompakan antar lembaga. Kekompakan ini dianggap penting demi mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan untuk rakyat.


Presiden Jokowi hari ini membacakan pidato sebanyak tiga kali. Pidato pertama dalam sidang tahunan bersama DPR-DPD tahun 2015. Setelah itu, Jokowi akan membacakan pidato kenegaraan dalam rangka hari ulang tahun RI ke-70. Pidato selanjutnya, Presiden akan menyampaikan RUU APBN tahun anggaran 2016 disertai nota keuangan pada rapat paripurna pembukaan masa sidang I DPR tahun sidang 2015-2016.
 

Sumber : Tempo.co