Info Aktual

Uploaded:


Jelang Pilpres 2014, Dewan Pers Ingatkan Independensi Jurnalis dan Pemilik Media



(Jember-Jawa Timur) Wakil Ketua Bidang Pengaduan Dewan Pers Imam Wahyudi mengingatkan kepada pemilik media dan jurnalis untuk menjaga independensi pemberitaan menjelang pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden  9 Juli 2014 mendatang. Sebab pada momentum pilpres mendatang kalangan jurnalis televisi maupun pemilik media rentan akan dukung mendukung terhadap sejumlah calon presiden.


Hal tersebut diungkapkan Imam Wahyudi dalam acara diskusi bertema Independensi Media Dalam Pilpres 2014 yang digelar oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda Jawa Timur bekerjsama dengan Pemkab Jember di Hotel Panorama Jember, Jawa Timur,(14/5).


Dihadapan puluhan jurnalis televisi, cetak maupun on line, Imam menjelaskan, Dewan Pers sebenarnya sudah lama mengeluarkan surat edaran terkait independensi jurnalis dan pemilik media massa.


Sebab saat pelaksanaan pemilihan legislatif beberapa waktu lalu masih ada potensi jurnalis yang terlibat politik praktis seperti menjadi calon legislator atau tim sukses salah satu caleg ataupun partai politik namun mereka justru masih menjalankan profesinya sebagai jurnalis yang itu bertentangan dengan kode etik jurnalistik.


“Dalam surat edaran itu tertulis bahwa jurnalis yang terlibat aktif dalam politik praktis saat pilpres bisa mengajukan pengunduran diri secara berkala atau dalam waktu tertentu, namun yang bersangkutan juga bisa mengundurkan diri secara permanen,” kata Imam Wahyudi.


Sementara itu dalam kesempatan yang sama Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Danang Sangga Buwana menyatakan, pihaknya telah memberikan 84 sanksi kepada sejumlah media televisi baik yang melanggar aturan penyiaran politik maupun pelanggaran kode etik selama berlangsungnya tahapan pemilu legislatif beberapa waktu lalu.


“KPI akan terus monitor tayangan baik berupa pemberitaan maupun non pemberitaan terkait pilpres di televisi, jika melanggar maka sanksi akan diberikan secara tegas,” tegas Danang.


Diskusi yang digelar dalam rangkaian Bulan Jurnalistik Televisi Indonesia (BJTI) di sejumlah daerah ini diikuti puluhan Jurnalis dari televisi, cetak dan online yang bertugas di wilayah Jember dan sekitarnya seperti Bondowoso, Situbondo, Banyuwang, Lumajang dan Probolingo.


Dalam diskusi ini juga berlangsung dialog antara Dewan Pers, KPI, dengan jurnalis yang turut dihadiri Sekretaris Pemkab Jember Sugiharto dan Kabag Humas Pemkab Jember Zaenal  Abidin. (Hanafi)