Info Aktual

Uploaded:


Road to Jatinangor



"Menjadi Jurnalis Televisi di Era Konvergensi Media 2014", itulah tema yang diusung IJTI dalam perjalanannya ke kampus Fikom Unpad, di JATINANGO. Konvergensi media menjadi sebuah keniscayaan sehingga harus dipersiapkan untuk menyongsong era ini  berbagai pihak. Termasuk para jurnalis televisi, harus mempersiapkan kemampuan dan pengetahuan.

"Tantangan media lebih kuat, tayangan televisi, teks, fotografi,  bisa diakses melalui gadget, dimana pun dan kapan pun. Inilah yang membuat kualitas SDM jurnalis harus mumpuni konvergensi media ini," kata Yadi Hendriana, Ketua Umum IJTI. "Arah IJTI untuk meningkatkan keterampilan SDM sangat jelas dengan adanya Uji Kompetensi Jurnalis Televisi sebagai jawaban atas tantangan era konvergensi media", lanjut Yadi

Acara yang digelar di Aula Oemi, Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad ini, menghadirkan Eksekutif Produser ANTV sekaligus Wakil Ketua IJTI, Muklis  A. Rofiq. Ia menegaskan semakin mudahnya orang mendapatkan informasi, termasuk perkembangan media sosial seperti twitter, facebook, youtube, dan media sosial lainnya, membuat siapa pun dapat mengakses informasi. Ini tantangan
bagi jurnalis agar lebih mampu memberikan informasi dan tayangan yang tepat bagi masyarakat.
"Satu sisi, media sosial ini memberikan gambaran tentang apa dan bagaimana informasi yang diinginkan oleh masyarakat. Terlebih lagi interaksi antara media dan warga secara langsung diciptakan di media sosial," ujar Muchlis.
 
Sementara anggota Dewan Pers, Ridho Eisy, membahas masalah informasi di internet harus extra hati-hati, menyusul terbitnya UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Jika di KUHP pencemaran nama baik dihukum maksimal 6 tahun, namun di undang-undang ini lebih memberatkan pelaku pencemaran nama baik hingga 8 tahun.
"Legislatif menganggap bahwa, informasi yang sesat diuploud di internet,seluruh orang di dunia bisa mengetahuinya. Untuk itulah, semua orang, terutama media,  harus berhati-hati dalam memberikan informasi," kata Ridho.
  
Bedah Buku dan Workshop "Yuk Jadi Presenter"

Selain kegiatan diskusi, IJTI Road To Campus 2013 ini pun dilakukan pula bedah buku "Jurnalis Televisi Indonesia, tinjauan luar dalam". dengan pembicara salah satu  pendiri IJTI, Haris Jauhari.
Usai salat Jumat, acara dilanjurkan dengan kegiatan workshop menjadi presenter yang menarik. Sesi ini pembahasan dan praktek langsung dipandu presenter TV One, Brigita Manohara, Eksekutif Producer Sindo TV, Edy Budiyarso, dan Sekjen IJTI, Jamalun Insan.